
PKH Lampung News – Tanggal 25 Agustus menandai Hari Pencegahan Disabilitas Nasional yang kesembilan di Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi tidak hanya telah mengubah kehidupan sehari-hari, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas di negara ini.
Tiongkok terus berupaya meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Pada tahun 2025, Gala Festival Musim Semi CMG, untuk pertama kalinya, meluncurkan siaran yang aksesibel bagi penonton tunanetra dan tunarungu, yang memungkinkan semua orang untuk menikmati pesta budaya tersebut. Versi tunarungu menggunakan teknologi virtual AR, sementara versi tunanetra menggunakan teknologi kreasi audio, braille format besar, dan tampilan grafis taktil.
Baca juga: Update Harga Emas 26 Agustus 2025: Cek Kenaikan Antam, UBS & Perhiasan Disini!
Inovasi untuk Semua
Penyandang disabilitas merupakan skenario aplikasi penting bagi inovasi ilmiah. Banyak teknologi mutakhir telah menemukan aplikasi praktis dalam rehabilitasi, termasuk tangan prostetik bionik, robot pemandu berkaki enam, dan perangkat mobilitas berbantuan AI.
Pada Hari Nasional ke-34 untuk Membantu Penyandang Disabilitas bulan Mei lalu, Federasi Penyandang Disabilitas Tiongkok menyoroti serangkaian teknologi inovatif yang sudah digunakan secara luas yang membantu meningkatkan kualitas hidup.
Eksoskeleton Berbantuan AI: Kebebasan Bergerak
Salah satu contohnya adalah robot eksoskeleton berbantuan AI, yang dikembangkan oleh tim peneliti di Universitas Beihang. Perangkat ini menggabungkan AI dengan robotika untuk memberikan pelatihan rehabilitasi yang efektif bagi penyandang disabilitas tungkai bawah, sehingga mereka dapat berjalan lebih mudah. Mampu mengenali gerakan pengguna dan menyesuaikan gaya berjalan secara real-time, eksoskeleton ini telah diadopsi oleh ratusan rumah sakit di seluruh negeri.
Baca juga: Tarif Listrik per kWh 2025: Update Harga Terbaru untuk Rumah & Bisnis
Terapi Otak Presisi
Tim di Laboratorium Changping telah mengembangkan alat pacu jantung sirkuit otak secara independen, yang menggunakan navigasi visual presisi waktu nyata dan teknologi pengenalan wajah 3D untuk menargetkan fungsi otak tertentu. Teknologi ini menawarkan kemungkinan baru untuk memperbaiki kondisi seperti autisme, cerebral palsy, penyakit Parkinson, kelumpuhan akibat stroke, dan gangguan bicara.
Aksesibilitas yang Semakin Meningkat
Upaya aksesibilitas Tiongkok juga semakin pesat setelah penerapan Undang-Undang Konstruksi Lingkungan Bebas Hambatan. Lebih dari 3.000 situs web dan aplikasi seluler telah mengalami peningkatan aksesibilitas, dengan menambahkan fitur-fitur seperti pengenalan suara dan konversi teks.
Semakin banyak program TV kini dilengkapi subtitel dan interpretasi bahasa isyarat. Layanan navigasi aksesibel mencakup 69 kota, platform panggilan darurat untuk penyandang tuna rungu telah diluncurkan di berbagai wilayah, dan sistem transportasi umum pintar sedang diluncurkan.
Baca juga: Demo Tolak Tunjangan DPR Ricuh 25 Agustus: Aspirasi Rakyat vs Gaji DPR
Rencana Lima Tahun ke-15: Masa Depan yang Lebih Inklusif
Dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh Kantor Informasi Dewan Negara pada 22 Juli, seorang pejabat dari Federasi Penyandang Disabilitas Tiongkok mengatakan bahwa selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), federasi akan terus memajukan penerapan teknologi inovatif untuk membantu penyandang disabilitas. Upaya akan dilakukan untuk menerapkan teknologi mutakhir seperti AI di bidang disabilitas, dan untuk mempromosikan teknologi dan industri bantuan baru seperti antarmuka otak-komputer.
Fokusnya adalah pada pemahaman kebutuhan penyandang disabilitas dan mendorong inovasi teknologi sehingga pengembangan ilmiah memberi manfaat bagi lebih banyak penyandang disabilitas. [CGTN]
© Copyright @ Radio Bharata Online.
All rights reserved.
Baca juga: Beasiswa Sepak Bola UMY 2024: Kesempatan Emas Jadi Pemain Profesional
Sumber: https://bharataradio738.com/beritalengkap/fEoaG1DLw8

3 thoughts on “Teknologi Tiongkok Ubah Hidup Disabilitas: Inovasi Terbaru!”