Pernyataan tersebut dikuatkan oleh Korwil PKH Lampung 1, Muhammad Khoirul Idaman, yang menekankan bahwa efektivitas komunikasi internal dan peningkatan kinerja lapangan merupakan kunci keberhasilan program bantuan sosial bersyarat tersebut.
“Komunikasi efektif dan kerja sama lintas peran adalah fondasi utama keberhasilan PKH. Ini merupakan komitmen kolektif kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan,” ungkapnya.
Pemanfaatan Teknologi dan Peningkatan Kapasitas SDM

Rapat juga menjadi forum strategis dalam membahas solusi terhadap tantangan operasional di lapangan. Di antaranya, penguatan pemanfaatan sistem pelaporan berbasis digital guna mempercepat dan mengefektifkan proses monitoring dan evaluasi. Selain itu, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkala dan penyegaran materi teknis juga menjadi fokus utama.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lampung Utara, Redy Apriansyah, dalam sambutannya menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepekaan sosial dalam setiap aspek implementasi program.
“Kami harapkan setiap SDM PKH memegang teguh prinsip-prinsip kerja yang profesional dan berintegritas, serta menjaga kepercayaan publik terhadap program ini,” tegasnya.
Rencana Aksi dan Komitmen Berkelanjutan
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, dipandu oleh moderator yang mengedepankan suasana diskusi yang konstruktif dan reflektif. Peserta terlihat aktif berdiskusi, mencerminkan semangat kolaboratif yang kuat.
Sebagai penutup, rapat menghasilkan rencana aksi bulanan yang mencakup evaluasi rutin kinerja pendamping per kecamatan, penguatan pelaporan berbasis aplikasi, dan peningkatan sinergi antar lini struktural. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung target penanggulangan kemiskinan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
