
PKH Lampung News – Kasus bunuh diri yang marak terjadi di Interchange Manado, menurut Henry Walukow, anggota DPRD Sulut, merupakan masalah sosial yang belum sepenuhnya diatasi oleh pemerintah.
Hal ini diungkapkan Henry Walukow saat rapat pembahasan RPJMD Sulut di kantor DPRD, beberapa waktu lalu.
Baca juga: World Breastfeeding Week 2025: Urgent Support Needed for Mothers and Children
“Untungnya sekarang sudah dipasang pengaman, tapi bukan solusi permanen. Ini menunjukkan ada masalah sosial yang belum disentuh secara serius,”
Ancaman Ketidakstabilan Daerah
Walukow menekankan bahwa ketimpangan sosial bukan hanya sekadar perbedaan nasib antar individu. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai potensi ancaman terhadap stabilitas, keadilan, dan kemajuan daerah.
Dia mempertanyakan sampai kapan kondisi ini akan dibiarkan berlanjut dan mendesak langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah tersebut.
“Sampai kapan kita membiarkan ini? Kita butuh langkah konkret. Ketimpangan sosial harus ditekan jika ingin Sulut menjadi daerah yang adil dan sejahtera,”
Tuntutan Langkah Konkret
Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan untuk mengatasi ketimpangan sosial:
Baca juga: Urgensi Riset Dasar: Kunci Hadapi Laju Teknologi Menurut Mendiktisaintek
- Identifikasi akar masalah: Melakukan analisis mendalam untuk memahami penyebab utama ketimpangan sosial di daerah.
- Intervensi yang terarah: Merancang program dan kebijakan yang efektif untuk mengatasi masalah-masalah spesifik yang teridentifikasi.
- Evaluasi berkala: Melakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif.

3 thoughts on “Henry Walukow: Ketimpangan Sosial Ancam Stabilitas Daerah!”