Tubaba, Juli 2025 – Dengan semangat “Pulang ke Masa Depan”, filosofi khas Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang sarat makna, para Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tubaba menggelar kegiatan Sarasehan SDM PKH. Tema besar yang diusung kali ini adalah: “Merawat Organisasi dengan Konsolidasi, Konsistensi, dan Komunikasi. Bansos Sementara, Berdaya Selamanya.”
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diikuti oleh para pendamping sosial dari berbagai kecamatan di Tubaba. Bertempat di ruang terbuka yang alami, sarasehan menjadi momentum untuk menata kembali semangat perjuangan sosial dalam satu tarikan nafas kolektif.
Koordinator Kabupaten PKH Tubaba dalam sambutannya menekankan bahwa organisasi yang kuat bukan dibangun dari program semata, tetapi dari manusia-manusia yang konsisten, saling terhubung, dan mampu bergerak dalam satu tujuan. “Kita bukan sekadar membagikan bansos, tapi sedang membangun fondasi peradaban. Melalui konsolidasi, konsistensi, dan komunikasi, kita merawat organisasi agar terus hidup, tumbuh, dan berdampak,” ujarnya.

Selaras dengan filosofi Pulang ke Masa Depan, sarasehan ini menjadi ruang refleksi bahwa pekerjaan sosial bukan hanya menjawab persoalan hari ini, tetapi menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus. Setiap pendamping adalah bagian dari perjalanan panjang masyarakat menuju kemandirian.
“PKH bukan hanya program bantuan, tetapi jembatan perubahan. Kita ingin agar yang hari ini dibantu, besok mampu berdiri, dan kelak ikut membantu yang lain,” ungkap Koordinator Wilayah dalam sesi diskusi inspiratif.
Kegiatan ditutup dengan foto kebersamaan yang menggambarkan kekuatan kolektif, kehangatan tim, dan semangat yang tak lekang oleh waktu. Dari Tubaba, suara ini digaungkan:
Bansos memang sementara, tapi pemberdayaan adalah warisan. Kita pulang ke masa depan, untuk membangun hari ini dengan cita rasa esok hari.
