oppo_0
Bandar Lampung, 14 Juli 2025 — Sebanyak 75 calon siswa Sekolah Rakyat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung mengikuti tes kesehatan sebagai bagian dari tahapan seleksi masuk Sekolah Rakyat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, dan menjadi langkah awal sebelum para siswa memulai proses pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan pengembangan keterampilan sosial.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan alternatif yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu dan penerima manfaat PKH. Beliau juga berpesan agar para siswa dapat mengikuti seluruh proses seleksi dengan sungguh-sungguh dan tetap semangat dalam mengejar cita-cita.
Hadir pula Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berdaya, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Kegiatan ini juga melibatkan jajaran SDM Program Keluarga Harapan (PKH), termasuk para Pendamping PKH, Koordinator Kabupaten (Korkab), dan Koordinator Wilayah (Korwil) dari seluruh Lampung. Mereka berperan aktif dalam penjaringan peserta, pembinaan awal, serta pendampingan administratif para calon siswa.
Tes kesehatan yang dilakukan mencakup pemeriksaan umum, status gizi, serta pengecekan kondisi fisik dan psikologis, guna memastikan kesiapan para siswa sebelum mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Para calon siswa tampak antusias mengikuti setiap proses yang telah disiapkan. Aula BPSDM yang digunakan untuk kegiatan ini pun dipenuhi oleh semangat solidaritas dan kolaborasi dari seluruh unsur yang terlibat.
Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan berbasis komunitas yang berfokus pada anak-anak dari keluarga prasejahtera, dengan pendekatan pembelajaran yang inklusif, berbasis nilai, dan mendorong keterampilan hidup (life skills).
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Dinas Sosial, dan SDM PKH untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kurang mampu di Provinsi Lampung.

Keren 👍💯🫶
Terima kasih banyak atas apresiasinya! 🙏